News

What's happening in PresUniv


Published: 08 Aug 2019

Self-development is a far-reaching aspect of a student must have besides to be well educated.  Theories will be futile if it is not be implemented in society. As it exists in Tridarma College where it says that student must give impacts to the society, Christy Raina Septiningrum Mamesah holds firm this statement.

As one of Public Relations student at President University, she uses her university life to maximize her potency through a beauty pageant.

Christy who previously won “Mpok Pinilih Kabupaten Bekasi 2018” and ”Miss Internet DKI Jakarta 2018”, once again she gave her best endeavor in Event Kreatif Mojang Jajaka Jawa Barat 2019. By joining 3 days of pra-quarantine, 4 days of quarantine, and armed by efforts and experiences, she got 2 titles at once. She won the title of “Mojang Harapan 1 Jawa Barat 2019” and “Best Vlog dan Proposal” as the results of her effort among 25 paired finalists from other cities and districts in West Java.

Through this experience, she confessed that she got 2 kinds of lessons, knowledge about West Java, both its potencies and circumstances and of course about self-development. It is interesting knowing the fact that Christy was born and raised in Balikpapan, but her love for West Java is so deep.

Concerning West Java, in the final night, she got a question about how tourism gives a positive impact in reducing environmental pollution by trash.

Thus she answered that she believes in the impact of tourism such as Mr. Ridwan Kamil’s (Governor of West Java Province) program in Pangandaran beach, “Waste to Gold”. This program works as a beneficial movement of changing trash to be a voucher for tourists, where they can exchange trashes they collect into a hotel, food, or transportation voucher. This program was inaugurated by June 2019, through a creative strategy approach.

On the other side, through her achievements in her passion, she has already conducted several events in contributing to the society such as beauty class in Bekasi District and socialization to schools in how to use the internet wisely.

Other than general knowledge, self-development, competition, time management, big effort, expanding relations, and sense of family, through this experience, she gets a way to be impactful to surroundings. (NA/PR)


 

Christy Raina: Kembangkan Diri dan Jadi Dampak Untuk Lingkungan Sekitar

Selain berpendidikan, pengembangan diri adalah aspek yang harus dimiliki oleh seorang. Teori akan sia-sia jika tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti terdapat pada salah satu poin Tridarma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat, Christy Raina Septiningrum Mamesah memegang teguh prinsip ini dan terus berusaha melaksanakannya.

Sebagai salah satu mahasiswa Hubungan Masyarakat di President University (angkatan 2016), dia memanfaatkan masa kuliah untuk memaksimalkan potensinya melalui kontes kecantikan.

Tidak berhenti saat mendapatkan mahkota "Mpok Pinilih Kabupaten Bekasi 2018" dan "Miss Internet DKI Jakarta 2018", di Acara Kreatif Mojang Jajaka Jawa Barat 2019, ia memberikan usaha terbaiknya. Dengan mengikuti 3 hari pra-karantina, 4 hari karantina, dan dipersenjatai dengan upaya dan pengalaman, ia mendapat 2 gelar sekaligus. Wanita yang lahir pada tahun 1998 ini memenangkan gelar "Mojang Harapan 1 Jawa Barat 2019" dan "Vlog dan Proposal Terbaik" sebagai hasil usahanya di tengah-tengah 25 finalis berpasangan dari kota dan kabupaten lain di Jawa Barat.

Melalui pengalaman ini, ia mengaku mendapat 2 jenis pelajaran, pengetahuan tentang Jawa Barat, baik potensi maupun permasalahan dan tentu saja tentang pengembangan diri. Hal menarik patut kita soroti bahwa Christy yang lahir dan dibesarkan di Balikpapan memiliki cinta yang begitu besar untuk Jawa Barat, tempat dimana saat ini ia tinggal.

Terfokus pada Jawa Barat, pada malam terakhir ia mendapat pertanyaan tentang bagaimana pariwisata memberikan dampak positif dalam mengurangi pencemaran lingkungan oleh sampah.

Ia menegaskan bahwa ia percaya pada dampak pariwisata seperti “Sampah Menjadi Emas”, program Bapak Ridwan Kamil (Gubernur Provinsi Jawa Barat) di pantai Pangandaran. Program itu bekerja sebagai gerakan untuk mengubah sampah menjadi kupon diskon untuk turis, di mana mereka dapat menukar sampah yang mereka kumpulkan menjadi kupon diskon hotel, makanan, atau transportasi. Program ini diresmikan pada Juni 2019, melalui pendekatan strategi kreatif.

Di sisi lain, melalui prestasinya, ia telah mengadakan beberapa acara dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat seperti kelas kecantikan di Kabupaten Bekasi dan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang cara menggunakan internet secara bijak.

Selain pengetahuan umum, pengembangan diri, kompetisi, manajemen waktu, pemberian upaya besar, memperluas relasi, dan rasa kekeluargaan, melalui pengalaman ini ia mendapatkan jalan untuk berdampak pada lingkungan secara langsung. (NA/PR)