News

What's happening in PresUniv


Published: 16 Mar 2017

Jakarta, Indonesia — Students from Communications Study Program in President University participated in Women’s March that was held to commemorate International Women Day on Wednesday (8/3). The march took place in Taman Inspirasi, Jakarta, and attended by approximately 1,000 people including activists, Non-Governmental Organizations (NGO), and celebrities.

Participants marched from Sarinah, Thamrin to Taman Inspirasi, both women and men carried posters and banners to express their concern and solidarity on women issues such as catcall, sexual harassment, underaged marriage, etc.

President University’s students conjoined in Lumiere Project express catcall issues that refer to scream, whistles, and comments on women or men in the street. A catcall can give negative impacts to the victims, like the feeling of being insecure and trauma.

“I did not expect there would be so many people came to Women’s March Jakarta, knowing that some of the issues in the event are still something taboo to talk about in this country. But seeing so many people came together to fight for equality and rights give me so much hope for the future”, said Sisca, Lumiere Project leader and one of the students from Public Relations Study Program in President University

Lumiere Project is one of the groups made in the Public Relations’ Campaign subject in President University purposed to create a social movement specifically on women issues as the final project for the subject. Each group carries different issues and all of them are having huge events such as Movie Screening, Fashion Show, etc.

By utilizing social media, Lumiere Project created hashtag #JanganMacamMacam and #StrongInsideOut to reach more people and raise awareness toward catcall issue. The effort has been noticed by some NGOs, one of them is Lentera Indonesia.

“Seeing my students marched in Women’s March made me moved and proud of them. They have built network and gained experience. Their effort and creativity brings good impression for President University, especially Communications Study Program, and could inspire people through those movements”, said Anathasia Citra, One of the lecturers in Communications Study Program in President University. (SL)


Jakarta, Indonesia — Mahasiswa Ilmu Komunikasi President University berpartisipasi dalam aksi Women’s March yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Perempuan Internasional pada Rabu (8/3) lalu. Aksi ini dilaksanakan di Taman Inspirasi, Jakarta, dan dihadiri setidaknya 1000 orang termasuk Aktifis, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Selebriti.

Women’s March ini bermula di Sarinah Thamrin dan berakhir di Taman inspirasi. Para peserta baik perempuan dan laki-laki menyuarakan isu-isu perempuan seperti catcall, pelecehan seksual, pernikahan anak dibawah umur, dan sebagainya dengan membawa banner dan poster untuk menunjukan rasa solidaritas dan keprihatinan terhadap isu-isu tersebut.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi President University yang tergabung dalam Lumiere Project ini menyuarakan isu catcall yang merujuk pada teriakan, siulan, dan komentar pada wanita atau laki-laki ketika sedang berjalan. Catcall dapat memberikan dampak negatif yang dapat membuat korban merasa tidak aman dan trauma.

“Saya tidak menyangka akan ada banyak orang datang ke Women’s March Jakarta, padahal isu yang dibawa di acara tersebut adalah sesuatu yang masih tabu untuk dibicarakan di negara ini. Namun melihat banyaknya orang yang datang untuk memperjuangkan hak asasi dan kesetaraan memberi saya harapan untuk masa depan”, Ujar Sisca, Ketua Lumiere Project dan juga salah satu mahasiswi Ilmu Komunikasi President University.

Lumiere Project adalah salah satu dari beberapa grup yang dibuat dalam mata kuliah Public Relations Campaign di President University yang bertujuan untuk menciptakan gerakan sosial, khususnya dalam isu perempuan sebagai tugas akhir dari mata kuliah tersebut. Setiap grup mengangkat isu yang berbeda dan masing-masing mempunyai agenda besar seperti Movie Screening, Fashion Show, dan sebagainya.

Dengan memanfaatkan media sosial, Lumiere Project menggagas tagar #JanganMacamMacam dan #StrongInsideOut untuk bisa menjangkau lebih banyak orang dan meningkatkan kesadaran terhadap isu catcall. Usaha tersebut telah di ketahui oleh beberapa LSM, salah satunya adalah Lentera Indonesia.

“Melihat para mahasiswa mengikuti Women’s March membuat saya terharu dan sangat bangga. Mereka membangun jaringan dan pengalaman. Usaha dan kreatifitas mereka telah berhasil membawa nama baik bagi President University, khususnya untuk Program Studi Komunikasi, serta dapat memberikan inspirasi bagi orang lain melalui aksi-aksi tersebut”, ujar Anasthasia Citra, salah satu dosen Program Studi Ilmu Komunikasi di President University. (SL)