News

What's happening in PresUniv


Published: 01 Feb 2018

On Thursday morning (1/2), Communications Study Program President University (PresUniv) collaborated with Internship and Career Center (ICC) and Communications, held a guest lecture titled “PR in Digital Era”. Speakers at this event are Patrick Hutapea and Marissa Anugrah, both are from PR Newswire, and Corporate Communications of PT Jebsen & Jessen Indonesia, Putri Victor.

Guest lecture held in Charles Himawan auditorium, President University campus, Jl. Ki Hajar Dewantara, Kota Jababeka, Cikarang Baru, Bekasi. Attended the event, Dindin Dimyati, Head of Communications Study Program and JB Susetiyo, Director of ICC and Communications Bureau. The event that was attended by more than 100 students was led by Mohammad Shihab, lecturer of Communications Study Program.

According to JB Susetiyo, guest lecture from practitioners is important to provide bridging role toward gap between campus and practical world. Dindin Dimyati continued, “So far, many assumed that education world is most likely behind practical world. Thus, this kind of guest lecture become important to students.”

In her lecture, Marissa Anugrah from PR Newswire explained about how a press release become important as a media to communicate with media and audiences mainly in this digital era. “Thus, it is important to make an interesting press release such as narrative with story telling structure. Then the first sentence is also need to directly lead to problem solving and its benefits. Audiences are also like press release with pictures and video links.”

Meanwhile, Putri Victor explained her company’s experience in building brand in digital era. “Brand is more than a logo. It is our promise. Our vioce,” said Putri. Digital era, delivered Putri, make us have more channel to build brand. However, continued Putri, in the other side, with the widen usage of social media, a PR is also need to be careful, specially when posting soemthing to social media.

The guest lecture finished by question and answer session by students with the speakers.


Kamis pagi (1/2), Program Studi Komunikasi dari President University (PresUniv), bekerja sama dengan Biro Internship & Career Center (ICC) dan Biro Komunikasi, menggelar kuliah tamu bertopik “PR in Digital Era”. Pembicara dalam kuliah tamu tersebut adalah Patrick Hutapea dan Marissa Anugrah, keduanya dari PR Newswire Asia, dan Corporate Communications PT Jebsen & Jessen Indonesia, Putri Victor.

Kuliah tamu digelar di auditorium Charles Himawan, Kampus President University, Jl. Ki Hajar Dewantara, Kota Jababeka, Cikarang Baru, Bekasi. Hadir dalam acara tersebut Dindin Dimyati, Ketua Prodi Komunikasi, dan JB Susetiyo, Direktur ICC yang juga merangkap sebagai Direktur Komunikasi. Kuliah tamu yang dihadiri oleh lebih dari 100 mahasiswa itu dipandu oleh Mohammad Shihab, dosen Prodi Komunikasi. 

Menurut JB Susetiyo, kuliah tamu dari kalangan praktisi semacam ini penting untuk menjembatani kesenjangan antara dunia kampus dengan dunia praktis. Lanjut Dindin Dimyati, “Selama ini berkembang anggapan bahwa dunia pendidikan kerap tertinggal dengan dunia praktis. Maka, kuliah tamu semacam ini menjadi penting bagi para mahasiswa.”

Dalam kuliah tamunya, Marissa Anugrah dari PR Newswire, memaparkan tentang bagaimana membuat press release menjadi penting sebagai media untuk berkomunikasi dengan media dan audiens terutama pada era digital sekarang ini. “Maka, penting untuk membuat press release yang menarik, seperti yang naratif dan dengan struktur story telling. Lalu, kalimat pertamanya juga perlu langsung mengarah ke problem solving dan benefitnya. Kemudian audiens juga suka dengan press release yang dilengkapi gambar-gambar dan link-link video.”

Sementara, Putri Victor memaparkan pengalaman perusahaannya dalam membangun brand di dunia digital. “Brand lebih dari sekadar logo. Ia juga janji kita. Suara kita,” kata Putri. Dunia digital, papar Putri, membuat kita punya lebih banyak channel untuk membangun brand. Namun, lanjut Putri, di sisi lain dengan makin meluasnya penggunaan media sosial, seorang PR juga harus menjadi lebih berhati-hati, terutama saat posting sesuatu di media sosial.

Kuliah tamu diakhiri tanya jawab antara para pembicara dengan mahasiswa.