News

What's happening in PresUniv


Published: 13 Feb 2020

Diplomatic relations are important for any country, on behalf of its future’s development. However, it cannot be denied that youths play an important role, surely as the next leaders. As a celebration of the 2019 ASEAN-Korea Commemorative Summit as well as ASEAN-Korea Dialogue Partnership, the 9th ASEAN-Korea Frontier Forum: ASEAN-Republic of Korea Youth Community Initiative was designed. Muhamad Rizki Nugraha, alumni of President University (International Relations 2015) was chosen by the Ministry of Youth and Sport of Indonesia as one of 6 Indonesian youth appointed to represent Indonesia, 3 were Indonesian youth who lived in Indonesia and 3 were Indonesian youth who studied in South Korea.

In this series of events on January 31 until February 6, 2020, he got a chance to represent the Social-Cultural field, he speaks for the topic “Implementing Strategy on Human and Cultural Exchanges to promote an Amicable Relationship between ASEAN- Korea”. He holds on to the argument that all nations certainly have a program with a specific yet clear mechanism in order to facilitate all nations’ interests. He also proposes 5 points of discussion which focus on civil society empowerment, the establishment of ASEAN-ROK Community as a Non-Governmental Organization, local tourism empowerment, ASEAN-ROK promotion, as well as conducting an interactive approach. By that, he brought the best delegate award and defeats other delegations.

In pursuing his dream, he revealed that this opportunity is one great step that he got to become diplomats of Indonesia, work in the United Nations or become the ambassadors of UNICEF, WHO, and UNHRC. He also dreamed about establishing non formal school foundation, which highlights the term “be you” and “study on how to motivate yourself to learn something”.

Deris who has been actively involved in the university’s organizations and event is not only performed well in the academic area. He mentioned that aside from wanting to continue his study abroad, he wants to express his passion for art with joining TGX, Indonesian boyband that will have their debut in February. “I want to be an inspiring artist and give motivation to everyone,” he stated. (NA/SL)

 


 

Muhamad Rizki Sebagai Delegasi Terbaik dalam The 9th ASEAN Korea Frontier Forum

 

Hubungan diplomatik penting untuk sebuah negara demi perkembangan negeara kedepannya. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa pemuda memainkan peran penting, tentunya sebagai pemimpin generasi selanjutnya. Sebagai perayaan KTT Peringatan ASEAN-Korea 2019 serta Kemitraan Dialog ASEAN-Korea, The 9th ASEAN Korea Frontier Forum: Inisiatif Komunitas Pemuda ASEAN-Republik Korea diadakan. Muhamad Rizki Nugraha, alumni President University (Hubungan Internasional 2015) dipilih oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia sebagai salah satu dari 6 pemuda Indonesia yang ditunjuk untuk mewakili Indonesia, 3 diantaranya adalah pemuda Indonesia yang tinggal di Indonesia dan 3 pemuda Indonesia yang belajar di Korea Selatan.

Dalam rangkaian acara ini pada 31 Januari hingga 6 Februari 2020, ia mendapat kesempatan untuk mewakili bidang Sosial-Budaya, ia berbicara untuk topik “Menerapkan Strategi Pertukaran Manusia dan Budaya untuk mempromosikan Hubungan yang Damai antara ASEAN-Korea”. Dia berpegang pada argumen bahwa semua negara pasti memiliki program dengan mekanisme spesifik dan jelas untuk memfasilitasi kepentingan semua negara. Dia juga mengusulkan 5 poin diskusi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat sipil, pembentukan Komunitas ASEAN-ROK sebagai Organisasi Non-Pemerintah, pemberdayaan pariwisata lokal, promosi ASEAN-ROK, serta melakukan pendekatan interaktif. Dengan hal itu, ia berhasil membawa penghargaan delegasi terbaik dan mengalahkan delegasi lain.

Dalam perjalanan menggapai mimpinya, kesempatan ini adalah salah satu langkah besar yang ia dapatkan untuk menjadi diplomat Indonesia, bekerja di PBB atau menjadi duta besar UNICEF, WHO, dan UNHRC. Dia juga bermimpi untuk mendirikan yayasan sekolah non formal, yang berkenaan dengan "menjadi diri sendiri" dan "belajar tentang bagaimana memotivasi diri sendiri untuk belajar sesuatu".

Deris, yang selama ini aktif terlibat dalam kegiatan organisasi dan acara di kampus tidak hanya berprestasi di bidang akademik. Selain ingin melanjutkan pendidikannya di luar negeri, ia juga ingin menyalurkan minatnya di bidang seni dengan bergabung bersama TGX, sebuah boyband Indonesia yang akan debut pada Februari ini. “Saya ingin menjadi pelaku seni yang menginspirasi dan memotivasi semua orang,” ujarnya. (NA/SL)