News

What's happening in PresUniv


Published: 13 Jul 2017

Bali, Indonesia – Christy Raina Septiningrum Mamesah, a batch 2016 student of Communication Study Programme in President University has once again added another historical milestone. She won two titles on Students Cultural Conference 2017; as Insan Putri Berbudaya (1st place) and The Best Essay predicate. The 1st Runner Up and 2nd Runner Up position were secured by Universitas Udayana Bali and STBA Pontianak. With the theme "Tan Hana Wong Sakti Tinunggal" which means a successful person cannot stand on his/her own, this is an annual event held by Students Union of Universitas Udayana collaborating with Cultural Heralds Bali (Bentara Budaya Bali). The event took place at Bentara Budaya Bali (BBB) on July 7-9, 2017 participated by the total of 36 student delegations from 25 universities all over Indonesia.

The event went for three days which includes; field trips to Bali Aga cultural villages, Focus Group Discussion (FGD), cultural talk, and cultural awards. This is the second time for the event to took place in Bentara Budaya Bali. The main objective of this event is to strengthen the cross-university cultural cooperation as well as to strengthen the nationalism and character building.

Christy admitted this event has a good purpose to increase the young generations’ awareness towards culture and also to discuss the current cultural issues. She was so delighted to join the competition because she got new experiences and could meet lots of friends from the other universities in Indonesia.

Before selected as one of the student delegations, the students must write an online essay, the essays of the students refers to the topic about the role of youth, the culture of the archipelago, along with the polemics and potential conflicts. There are approximately 206 participants but only 36 essay will be choosen as delegation. Students Cultural Conference 2017 participated by many universities in Indonesia, which are President University, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia (UI), Universitas Tanjungpura, Universitas Riau, Universitas Udayana, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Brawijaya, STBA Pontianak, Politeknik Negeri Sriwijaya, Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Airlangga,  Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Malang, Politeknik Negeri Bali, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Sebelas Maret, Universitas Tanjungpura, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Semarang, Universitas Sriwijaya, and Universitas Pendidikan Ganesha.

There were eight awards categories in that competition: Insan Putra Putri Berbudaya, 1st Runner up Insan Putra Putri Berbudaya, 2nd Runner up Insan Putra Putri Berbudaya, The Most Favourite, The Best Essay, Best Delegation, Best Public Speaker, and The Best talent.

“The trophy of this event is the rotating trophy of Bali’s Governor and I'm so proud of it, not to mention to get such an achievement as a PresUniver. I wish that I can inspire the other (PresUniv) students to join more competitions outside the campus’ events to show that President University is recognized and has students with great qualities”, Said Christy. (YE)


Bali, Indonesia – Christy Raina Septiningrum Mamesah, mahasiswi angkatan tahun 2016, Jurusan Ilmu Komunikasi President University sekali lagi menorehkan pencapaian yang luar biasa bagi dirinya. Ia memenangkan dua gelar dalam acara Konferensi Budaya Mahasiswa 2017 se-Indonesia sebagai Insan Putri Berbudaya (Juara 1) dan predikat The Best Essay. Posisi 1st Runner Up dan 2nd Runner Up diraih oleh Universitas Udayana Bali dan STBA Pontianak. Dengan tema "Tan Hana Wong Sakti Tinunggal" yang berarti orang yang sukses tidak dapat berdiri sendiri, acara ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh BEM PM Universitas Udayana bekerja sama dengan Bentara Budaya Bali (BBB). Bertempat di Bentara Budaya Bali (BBB) pada tanggal 7 s/d 9 Juli 2017, 36 delegasi mahasiswa dari 25 universitas di Indonesia berpartisipasi dalam acara ini.

Rangkaian acara ini berlangsung selama tiga hari yang terdiri dari; field trip ke desa-desa budaya Bali Aga, Focus Group Discussion (FGD), malam renungan budaya, bincang budaya dan cultural awards. Ini merupakan penyelenggaraan acara yang kedua di Bentara Budaya Bali yang tujuan utamanya adalah untuk mempererat kerja sama budaya lintas universitas sekaligus turut dalam upaya meneguhkan rasa nasionalisme dan pembentukan karakter.

Christy menambahkan bahwa acara ini mempunyai tujuan yang baik untuk meningkatkan kesadaran para generasi muda terhadap budaya dan juga untuk mendiskusikan isu-isu budaya terkini. Ia sangat senang dapat mengikuti kompetisi ini karena ia bisa mendapatkan pengalaman baru dan bertemu dengan banyak teman dari universitas-universitas yang lain di Indonesia.

Sebelum terpilih sebagai mahasiswa delegasi, para mahasiswa harus menuliskan essai secara online. Esai-esai karya mahasiswa tersebut merujuk pada tematik tentang peranan pemuda, budaya Nusantara, beserta polemik dan potensi konfliknya. Terdapat sekitar 206 peserta yang mendaftar di acara ini, akan tetapi hanya 36 esai yang terpilih sebagai delegasi.

Konferensi Budaya Mahasiswa 2017 di ikuti oleh berbagai universitas di Indonesia yang di antaranya adalah President University, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia (UI), Universitas Tanjungpura, Universitas Riau, Universitas Udayana, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Brawijaya, STBA Pontianak, Politeknik Negeri Sriwijaya, Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Airlangga,  Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Malang, Politeknik Negeri Bali, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Sebelas Maret, Universitas Tanjungpura, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Semarang, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Pendidikan Ganesha.

Terdapat delapan kategori penghargaan pada kompetisi tersebut: Insan Putra Putri Berbudaya, 1st Runner Up  Insan Putra Putri Berbudaya, 2nd Runner Up Insan Putra Putri Berbudaya, The Most Favourite, The Best Essay, The Best Delegation, The Best Public Speaker, dan The Best Talent.

 “Piala acara ini adalah Piala Bergilir dari Gubernur Bali dan saya sangat bangga dengan hal itu, apalagi mendapatkan prestasi tersebut sebagai seorang PresUniver. Saya berharap dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa (PresUniv) yang lain agar mengikuti banyak kompetisi di luar acara kampus untuk menunjukkan bahwa President University diakui oleh publik dan mempunyai mahasiswa yang berkualitas baik”, ujar Christy. (YE)