News

What's happening in PresUniv


Published: 10 Jul 2017

Cikarang, Indonesia — 29 lecturers of President University attended an event called “Peak Awareness Training” that took place in Jababeka Golf and Country Club on Thursday (6/7). Dr. Jony O. Haryanto, Rector of President University, also attended the event that was being led by Reza Widyaprastha, Human Resources Director of PT. Jababeka, Tbk.

The Pre-University Bridging Program committee, a program that aims to help the PresUniv’s freshmen in adapting with the system and the culture of President University including English and soft skill learning, organized this event. The lecturers who participated in this event are hoped to teach not only course’s materials, but also to share character-building materials to the freshmen in order to equip the students with a good-leadership character.

Opening the event, Lydia Angraini, Head Committee of Pre-University Bridging Program and Head of Mechanical Engineering Programme of President University delivered a remark, followed by speech from Dr. Jony O. Haryanto who talked about the importance of a good character and attitude in education and working environment. He emphasized that in the world of work, it is not enough for job applicants to rely only on intelligence, without a good behavior.

Furthermore, Reza Widyaprastha delivered an introduction to Peak Awareness and its benefits. The event ran for 10 hours; consists of motivational seminar in improving self-qualities, increasing positive energy, and achieving dreams. There are games inside the seminar that adds festive atmosphere to the event.

“The training will prepare the lecturers to be able to re-deliver the training materials to the students, because good deeds should be spread to the others. If this activity keeps running like a snowball, then it will eventually become bigger, so does the positive products that President University could produce”, said Reza.

Furthermore, Reza said that other universities might have better facilities or higher graduation rate if compared to President University. However, the human resource qualities are indicated from positive behaviors, faith, and positive mindset of the graduate.

Lydia Anggraini hopes that all young generations, especially new students, could have a good integrity and a high spirit despite of the fact that they are living in a modern era where everything can be achieved relatively easy.

“To be a valuable person, integrity is number one”, stated Lydia. (SL)


Cikarang, Indonesia — 29 orang dosen President University mengikuti acara “Peak Awareness Training” yang bertempat di Jababeka Golf & Country Club, Cikarang pada Kamis (6/7) lalu. Turut hadir dalam acara ini, Dr. Jony O. Haryanto, Rektor President University dan Reza Widyaprastha, Direktur Sumber Daya Manusia PT. Jababeka, Tbk.

Acara ini diselenggarakan oleh panitia Pre-University Bridging Program, sebuah program yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa/i baru President University dalam beradaptasi dengan sistem pendidikan dan budaya perkuliahan di President University; termasuk pembekalan Bahasa Inggris dan soft skill. Para dosen yang mengikuti acara ini diharapkan untuk mengajarkan tidak hanya materi kuliah, akan tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pembangunan karakter guna mencetak mahasiswa maupun alumni yang mempunyai karakter yang baik di President University.

Acara dibuka oleh sambutan ketua Panitia Pre-University Bridging Program sekaligus Ketua Program Studi Teknik Mesin, Lydia Anggraini, dilanjutkan sambutan dari Dr. Jony O. Haryanto yang berbicara mengenai pentingnya karakter dan sikap yang baik dalam dunia pendidikan dan kerja. Jony menegaskan bahwa di dalam dunia kerja, kepintaran tanpa diiringi dengan perilaku yang baik tidaklah cukup.

Selanjutnya, Reza Widyaprastha memberikan pengenalan mengenai Peak Awareness dan manfaat-manfaatnya. Acara ini berlangsung selama 10 jam dan terdiri dari serangkaian seminar seperti meningkatkan kualitas diri, meningkatkan energi positif, dan mencapai mimpi. Seminar juga diselingi oleh beberapa permainan interaktif menarik yang menambah kemeriahan acara ini.

“Pelatihan ini akan membekali para dosen dengan harapan mereka dapat meneruskannya kepada para mahasiswa. Kalau kegiatan ini bergulir terus, ia akan jadi seperti bola salju, terus berputar sehingga akhirnya menjadi besar dan President University bisa menciptakan produk-produk yang positif yang lebih besar (dan lebih banyak)”, jelas Reza.

Reza juga menegaskan bahwa bisa saja universitas lain memiliki fasilitas yang lebih bagus dengan tingkat kelulusan yang lebih banyak dari President University. Akan tetapi, kualitas manusia ditentukan dari bagaimana dia mempunyai sikap, emosi, keyakinan, dan pikiran yang positif.

Lydia Anggraini berharap bahwa seluruh generasi muda, khususnya mahasiswa baru, dapat memiliki integritas yang baik serta semangat juang yang tinggi meskipun mereka ada di jaman modern yang segala sesuatunya (secara relatif) dapat diperoleh dengan mudah.

“Untuk menjadi seseorang yang bernilai, integritas merupakan yang paling utama”, Ujar Lydia. (SL)