News

What's happening in PresUniv


Published: 27 Oct 2017

Cikarang, Indonesia—President University (PresUniv) hosted Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A., Director of Human Resources' Career and Competencies Ministry of Research, Technology, and Higher Education (KEMENRISTEKDIKTI) Republic of Indonesia on Friday (27/10). Prof. Maftuh led a discussion themed "Career Development and Competency of President Universty Lecturers" at PresUniv’s Charles Himawan Auditorium. Dr. Jony Oktavian Haryanto, SE., M.M., M.A., Rector of President University, Dr. Farida Komalasari, Ir., M.Si., Director of Research Institute and Community Service President University, and approximately 65 lecturers attended the event.

According to Prof. Maftuh, the numbers of Professor in Indonesia are still low compared to the other countries. Only 2% of approximately 250,000 lecturers are Professors in the country. In the discussion, he highlighted how to improve the lecturers’ qualification to achieve higher academic status.

“To be a Professor, not only high cumulative (KUM) points and many research works that need to be acquired, but also persistence, because the duration (to achieve professorship) could be varied,” said Prof. Maftuh.

Dr. Farida said that the event aimed to motivate lecturers to manage their academic ranks and functional positions.

“Many of them have done it, but we would like to encourage more lecturers to do it for the sake of President University,” she explained.


Prof. Bunyamin Maftuh: Dosen Harus Gigih untuk Meraih Gelar Profesor

Cikarang, Indonesia—President University (PresUniv) menjamu Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A., Direktur Sumber Daya Karir dan Kompetensi, Kementrian Riset, teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI) Republik Indonesia pada Hari Jumat (27/10). Prof. Maftuh menjadi narasumber dalam sebuah diskusi yang bertajuk “Peningkatan Karir dan Kompetisi Dosen President University” di Auditorium Charles Himawan. Dr. Jony Oktavian Haryanto, SE., M.M., M.A., Rektor of President University, Dr. Farida Komalasari, Ir., M.Si., Direktur Lembaga Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, dan setidaknya 65 dosen President University menghadiri diskusi ini.

Menurut Prof. Maftuh, Jumlah profesor di Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan negara lain. Hanya 2% dari sekitar 250.000 dosen yang memiliki gelar profesor. Dalam diskusi ini, Prof. Maftuh menyampaikan beberapa pesan guna meningkatkan kualifikasi dosen untuk mencapai status akademik yang lebih tinggi.

“Untuk mencapai gelar profesor, selain angka kumulatif (KUM) dan publikasi karya ilmiah harus banyak, seorang dosen juga harus gigih karena lamanya proses bisa bervariasi,” ujar Prof. Maftuh.

Dr. Farida menyatakan bahwa acara ini diadakan untuk memotivasi para dosen agar mengurus jabatan jenjang akademiknya atau jabatan fungsional dosennya.

“Sekarang memang sudah banyak yang sedang mengurus hal ini, tapi kami ingin mendorong agar lebih banyak lagi dosen yang berkontribusi demi kemajuan PresUniv,” pungkasnya.