News

What's happening in PresUniv


Published: 03 Oct 2017

Jakarta, Indonesia – Selly Marcelina, Suherlin, and Wiwin Widianingsih are batch 2015 students from Law study programme of President University who won the second winner in Battle of Brains of Business Law Competition (BCL 2017). The event was held at the Law Building of Universitas Indonesia, from 21st- 25th September 2017, with a theme “The Growth of Aviation Industry in the Eyes of Business Law" this event aimed to gain more knowledge in business law, especially in Aviation Law. Gadjah Mada University (UGM), Diponegoro University (UNDIP), State Islamic University (UIN), Trisakti University, Bina Nusantara University (BINUS), Pelita Harapan University (UPH), Sebelas Maret University (UNS), and Tarumanagara University (UNTAR) also sent their representatives to this event.

Defeating UPH 95-0, PresUniv team went through to the Semi Final. Selly shared that their hard work in learning the regulations about Aviation for 21 days have led them to this successful achievement. The regulations that they have learned are the Act Number 1 of 2009, Government Regulations, Ministry Regulations, and International Convention about Aviation.

“We do hope that participating in this event could be useful for us in the future and we hope that we could encourage our junior in President University to also participating in any kind of Law competitions”, said Selly.

This event was also give the participants chances to train their abilities in constructing the right and efficient contract, develop the ability of participants in analyzing cases about Aviation Law, give participants chances to train their soft skills in presenting and defending their opinions in public, and to give participants chances to train their punctuality and accuracy in answering questions.

Dra. Fennieka Kristianto, S.H., M.A., M.H., M.Kn.  (Head of Law study programme of President University) expresses her great sense of pride to President University's students for their achievement in this competition is helping the students to gain experiences, lets the university gains networking opportunities, and at the same time, let PresUniv's Law Study Programme stands tall amongst the university level", said Fennieka, who is also a law and notary practitioner. (YE)


Jakarta, Indonesia – Selly Marcelina, Suherlin, dan Wiwin Widianingsih adalah mahasiswa jurusan Hukum President University angkatan 2015 yang berhasil meraih peringkat kedua pada kompetisi Battle of Brain di ajang Business Law Competition (BLC 2017). Acara ini diadakan di gedung hukum Universitas Indonesia, dari tanggal 21st-25th September 2017, dengan tema “The Growth of Aviation Industry in the Eyes of Business Law" acara ini bertujuan untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan di bidang hukum bisnis, terutama di hukum penerbangan (Aviation law). Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Trisakti, Universitas Bina Nusantara  (BINUS), Universitas  Pelita Harapan (UPH), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Tarumanagara (UNTAR) juga mengirimkan perwakilan mereka pada acara ini.

Mengalahkan UPH dalam skor 95-0, tim dari PresUniv melaju ke semi final. Selly berbagi cerita bahwa kerja keras mereka dalam mempelajari undang-undang tentang penerbangan selama 21 hari telah mengantarkan mereka menuju pencapaian sukses. Undang-undang yang mereka pelajari adalah Act Number 1 of 2009, undang-undang pemerintahan, peraturan menteri, dan International Convention tentang penerbangan.

 “kami berharap dapat berpartisipasi dalam acara ini bisa berguna untuk kami di masa depan dan kami berharap bahwa kami bisa mendorong para junior kami di President University untuk dapat berpartisipasi juga dalam apapun jenis dari kompetisi hukum”, ungkap Selly.

Acara ini juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk melatih kemampuan mereka dalam membangun kontrak yang benar dan efisien, mengembangkan kemampuan peserta dalam menganalisa kasus tentang Hukum Penerbangan, memberi kesempatan kepada peserta untuk melatih soft skill mereka dalam mempresentasikan dan membela pendapat mereka di depan umum, dan memberi kesempatan kepada peserta untuk melatih ketepatan waktu dan ketepatan dalam menjawab pertanyaan.

Dra. Fennieka Kristianto, S.H., M.A., M.H., M.Kn. (Kepala Program Studi Hukum President University) mengungkapkan rasa bangganya kepada mahasiswa President University untuk pencapaian mereka pada kompetisi tersebut karna dapat menolong mahasiswa untuk meningkatkan pengalaman, memungkinkan universitas memperoleh kesempatan berjejaring, dan pada saat bersamaan, membiarkan Program Studi Hukum PresUniv berdiri tegak di antara tingkat universitas " , kata Fennieka, yang juga seorang praktisi hukum dan notaris. (YE)