News

What's happening in PresUniv


Published: 11 Jul 2017

Cikarang, Indonesia — Many may not aware that in Indonesia, July 12 is commemorated as the National Cooperative Day. The history of the cooperative day commemoration came from the creation of the first cooperative congress in Indonesia, which took place in Tasikmalaya on July 12, 1947 hence commemorated as the National Cooperative Day where Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) was created. President University, as an international-standard higher education institution in Indonesia, also has a cooperative association for its lecturers and employees.

President University established a cooperative in 5 October 2007 and currently named Koperasi Konsumen Karyawan Yayasan Pendidikan Universitas Presiden Sejahtera. It was initiated by Syonanto, former Chairperson of President University Foundation in response to the employees’ aspirations.  Furthermore, a meeting arranged and attended by every head units and the cooperative were agreed to be established.

In the beginning, the cooperative consist only of lecturers and employees of President University, but the cooperative membership widening to all of President University’s Foundation employees and currently have approximately 180 members. The cooperative association available in PresUniv right now is consumption cooperative that includes saving and loan. The membership is open and voluntary based membership (active stelsel).

In the first years, the cooperative started to open saving and loan unit as well as procurement credit. Slowly the cooperative opened a food stall for the students and in 2016 the cooperative collaborated with President University Student Housing to build a minimart located in the student housing to facilitate students in fulfilling their needs.

“Actually the function of a cooperative in an institution is to support the institution, as the employees’ problem are not only related to work but also related to particular needs such as money (loan) issue. Therefore, the cooperative acts as a bridge to fulfill the needs without disturbing the institution’s finance” Stated Misbahul Munir, Head of Koperasi Konsumen Karyawan YPUP Sejahtera.

As an official unit to assist employees, the cooperative acquires privilege of price reduction on renting the campus area for the cooperative’s business. Moreover, the members also get a parcel once a year and other interesting discounts as benefits.

Munir also explained that there are various ideas that can be implemented in the hope to develop the cooperative in the future. (SL)


Cikarang, Indonesia — Mungkin banyak yang belum tahu bahwa di Indonesia Hari Koperasi diperingati pada tanggal 12 Juli 2017. Sejarah diperingatinya hari koperasi bermula dari diadakannya kongres koperasi pertama di Indonesia yang bertempat di Tasikmalaya pada 12 Juli 1947 tahun silam yang kemudian diperingati sebagai hari koperasi nasional. Pada kongres tersebut juga terbentuklah Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI).

Koperasi Konsumen Karyawan Yayasan Pendidikan Universitas Presiden Sejahtera berdiri pada tanggal 5 Oktober 2007 atas inisiasi Syonanto, yang merupakan Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP) pada saat itu untuk menanggapi aspirasi dari karyawan. Kemudian, diadakanlah sebuah pertemuan yang diwakili oleh masing-masing kepala unit dan pada saat itu bersepakat untuk mendirikan koperasi.

Pada awalnya, Koperasi hanya diperuntukkan bagi karyawan dan dosen President University, lalu keanggotaan koperasi diperluas mencakup semua karyawan Yayasan Pendidikan Universitas Presiden, dan saat ini memiliki sekitar 180 anggota. Jenis koperasi yang ada di President University merupakan koperasi konsumsi yang di dalamnya juga termasuk koperasi simpan pinjam. Sifat keanggotaan bersifat terbuka dan sukarela (stelsel aktif).

Pada tahun-tahun pertama, koperasi mulai membuka unit simpan pinjam dan juga kredit pengadaan barang. Perlahan, koperasi mulai membuka stand jajanan untuk para mahasiwa dan pada tahun 2016 koperasi berkolaborasi dengan President University Student Housing (PUSH) membangun minimart yang berlokasi di asrama mahasiswa president university untuk memudahkan para mahasiswa untuk membeli kebutuhan dasar.

“Sebenarnya fungsi koperasi di sebuah perusahaan itu adalah untuk menyokong kekokohan perusahaan karena sesungguhnya persoalan karyawan itu bukan hanya sekedar kerja, tapi terkadang terkait kebutuhan tertentu, seperti kebutuhan peminjaman uang. Oleh karena itu koperasi ini menjembatani hal tersebut untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut tanpa menganggu keuangan perusahaan” Ungkap Misbahul Munir, Ketua Koperasi Konsumen Karyawan YPUP Sejahtera.

Sebagai wadah yang resmi untuk membantu karyawan, koperasi mendapatkan hak istimewa berupa pemotongan harga sewa tanah atau ruko di area kampus untuk usaha koperasi. Selain itu, para anggota koperasi juga mendapatkan bingkisan parsel sekali dalam setahun dan keuntungan-keuntungan menarik lainnya.

Munir juga menerangkan bahwa terdapat banyak sekali ide yang bisa diterapkan dengan harapan dapat memajukan Koperasi YPUP kedepannya. (SL)