Published: 16 Apr 2018

Jakarta, Indonesia—Law Study Programme of President University held a guest lecture with a topic "Introduction to Corporate M&A (Merger and Acquisition)". The event was held in Menara Batavia, Jakarta and attended by Noor Meurling, Partner at Hogan Lovells and Senior Foreign Legal Consultant at Dewi Negara Fachry & Partners in Jakarta, Fennieka Kristianto, S.H., M.H., M.Kn., M.A, Head of Law Study Programme, and approximately 20 students and lecturer.

The event aimed to gain practical knowledge of students from one of the top Corporate M&A lawyers in Indonesia and in Asia, to add the theories that have been learnt in the class, and to help them preparing and choosing their career ahead.

Noor Merliung elaborated about Corporate Mergers and Acquisition which explain how companies can merge into one another, or buy another company.

“I got a lot of new knowledges and deeper understanding about M&A. On this guest lecture, I learn how to be a good lawyer in the field of M&A, how to conduct the practice, and so on. It was really useful for me because I want to be a corporate lawyer in the future,” said Verawati Natalia, one of students of Law Study Programme.

Noor Meurling is one of Asia's leading mergers and acquisitions practitioners, having advised in joint ventures and acquisitions within the region and internationally since 1989. Ibu Noor has practiced law in Singapore, Auckland and Jakarta. She has been rated for in-depth experience in Indonesian investment and transactional work in the Legal 500 Asia Law Profiles and Chambers amongst other legal directories and for her strengths in simplifying complex Indonesian investment and regulatory issues.


Jakarta, Indonesia - Program Studi Hukum President University mengadakan kuliah tamu dengan topik "Pengantar Merger dan Akuisisi (M&A) Perusahaan". Acara ini diadakan di Menara Batavia, Jakarta dan dihadiri oleh Noor Meurling, Mitra di Hogan Lovells dan Konsultan Hukum Asing Senior di Dewi Negara Fachry & Partners di Jakarta, Fennieka Kristianto, SH, MH, M.Kn., MA, Kepala Bagian Hukum Program Studi, dan sekitar 20 mahasiswa dan dosen.

Acara ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan praktis siswa dari salah satu pengacara Korporat M&A terkemuka di Indonesia dan di Asia, untuk menambahkan teori yang telah dipelajari di kelas, dan untuk membantu mereka mempersiapkan dan memilih karir mereka di depan.

Noor Merliung menguraikan tentang Merger dan Akuisisi yang menjelaskan bagaimana perusahaan dapat bergabung menjadi satu sama lain, atau membeli perusahaan lain.

“Saya mendapat banyak pengetahuan baru dan pemahaman yang lebih dalam tentang M&A. Dalam kuliah tamu ini, saya belajar bagaimana menjadi pengacara yang baik di bidang M&A, bagaimana melakukan praktik, dan seterusnya. Ini sangat berguna bagi saya karena saya ingin menjadi pengacara perusahaan di masa depan,” kata Verawati Natalia, salah seorang mahasiswa Program Studi Hukum.

Noor Meurling adalah salah satu praktisi merger dan akuisisi terkemuka di Asia dan telah memberikan saran dalam usaha patungan dan akuisisi di Asia dan internasional sejak 1989. Ibu Noor telah berpraktek hukum di Singapura, Auckland dan Jakarta. Ia telah diberi peringkat untuk pengalaman mendalam dalam investasi Indoensia dan pekerjaan transaksional  dalam Legal 500 Asia Law Profiles and Chambers diantara direktori hukum lainnya, dan untuk kekuatannya dalam menyederhanakan masalah investasi dan peraturan yang kompleks di Indonesia.